Setumpuk Ide di Teluk Kendari

By marcos | Pelesir | 395 Views | 25 Jun 2013

Belum lama ini saya mengunjungi Kota Kendari di Sulawesi Tenggara. Kunjungan saya kesana untuk menghadiri sebuah acara yang digelar oleh BKKBN dan JRKI. Mengisi waktu jeda, saya manfaatkan untuk melihat lebih dekat Kota Kendari dari hiruk pikuk keramaian di Teluk Kendari. Apa sih yang menarik di Teluk Kendari?

Teluk Kendari di Tenggara Sulawesi ternyata menyimpan pesona wisata mengagumkan, terutama di sepanjang jalan by pass. Nadi ekonomi kerakyatan jelas terlihat. Area itu dipenuhi beragam hiburan yang dikombinasikan dengan pusat kuliner sehingga menjadi lokasi keramaian mempesona.

Setumpuk ide menyatu di kawasan tersebut. Beragam hiburan tersaji lengkap menghiasi dunia hiburan disana. Di ujung jalan terdapat Kota Tua Kendari dan pelabuhan kecil menuju pulau-pulau disekitarnya, sehingga jalan by pass ini terkoneksi apik antara Kota Tua  dan Kota Baru, Kepulauan serta jalur trans Sulawesi.

Sisi kiri kawasan ini berderet jaringan hotel-hotel mewah seperti Swiss BelHotel, Wixel Hotel, Dragon Hotel, dan lainnya beserta restoran dan rumah makan berkelas. Namun yang paling mengagumkan terlihat di sisi kanan tepatnya ditepian pantai teluk Kendari. Sepanjang tepian itu berjejer kreatifitas masyarakat menawarkan penganan khas Kendari mulai dari jajanan tradisional sampai jajanan ala resto. Bersantai disini sobat juga bisa melihat indahnya hutan bakau. Sebuah perpaduan sempurna menikmati keindahan Teluk Kendari.

Sobat yang mau menguji olah vokal bisa mampir untuk karaoke di kawasan ini. Lokasinya terbuka dipinggir jalan raya by pass, sehingga lantunan suara kita bisa didengar siapa saja di kawasan itu. Jangan ragu, sebab cukup dengan memesan secangkir kopi hangat, sobat mendapatkan tawaran tiga buah lagu sesuai keinginan. Tempat seperti ini oleh masyarakat lokal dinamakan Cafe Tenda. Bahkan jika menyusuri lebih jauh kawasan diujung jalan sisi kiri, terdapat juga tenda-tenda jualan yang katanya memiliki layanan tambahan plus-plus. Ahh, yang bener aja (hehehe….).

Sayangnya, semua pesona wisata diatas baru bisa sobat jumpai ketika malam tiba, kecuali sobat yang doyan ngopi, disana ada Kopi Daeng yang buka 24 jam. Nah, begitulah sedikit cerita pesona jalan-jalan saya di Teluk Kendari.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>